Polsek Hamparan Perak Mediasi Sengketa Lahan PTPN II Kebun Helvetia

2016/11/04 - tribratanewsbelawan.com, Dilihat 496 kali

Hamparan Perak - TribrataNews

Pada hari Rabu, 02 Nopember 2016 sekira pukul 10.45 wib, Polsek Hamparan Perak melaksanakan mediasi sengketa lahan antara PTPN II Kebun Helvetia dengan Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) Kampung Tanjung Putus. Kegitan mediasi tersebut dilaksanakan untuk membahas Tentang Surat dari Badan Perjuangan Penunggu Indonesia Kampong Tanjung Putus Nomor : 001 / BPRPI Tanjung Putus / X / 2016 tanggal 13 Oktober 2016 tentang  Perihal Pemberitahuan memasuki lahan PTPN II Kebun Helvetia dan Permohonan Perlindungan Hukum.

 

Dalam mediasi tersebut dilaksanakan dengar pendapat antara Pihak PTPN II Kebun Helvetia dengan Kelompok Tani Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia Kampung Tanjung Putus yang di saksikan oleh Pihak Polsek Hamparan Perak, Pihak Koramil Hamparan Perak , Pihak Kecamatan Hamparan Perak , Pihak Kepala Desa Klambir lima Kebun. Sementara perwakilan dari BPN Kab. Deli Serdang tidak ada yang hadir walau sudah diundang.

 

Kapolsek Hamparan Perak Kompol Arifin Marpaung mengatakan kepada kedua belah pihak bahwa POlsek Hamparan Perak bersikap nertral sesuai dengan tupok sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat serta penegak hukum. Selain itu Kapolsek juga menghimbau agar kedua belah pihak menahan diri untuk menghindari terjadinya bentrokan fisik di lahan sengketa dan agar kedua kelompok melakukan jalur hukum ke pengadilan negeri. Selain itu Kapolse Hamparan Perak berharap kepada Muspika untuk senantiasa memberikan arahan, perlindungan, dan mengharapkan tidak adanya warga masyarakat Kecamatan Hamparan melanggar hukum.

 

Dari rapat mediasi tersebut diadpat kesimpulan agar Pihak PTPN II Kebun Helvetia dan Kelompok Tani BPRPI Kampung Tanjung Putus menempuh jalur hukum, masing - masing pihak menahan diri supaya tidak terjadi bentrokan phisik di lokasi yang dipersengketakan, dan pihak Muspika meminta kepada kedua belah pihak agar menjaga situasi kamtibmas yang selama ini telah kondusif. Namun pihak dari BPRPI Kampung Tanjung Putus tidak mau menandatangani notulen mediasi tersebut dengan alasan menunggu petunjuk dari ketua umum BPRPI.

POLISI KITA

OPINI

Komjen Budi Gunawan, Proxy War Dan Perang Asimetris

Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan, menjadi salah satu tokoh penting dalam penyusunan strategi nasional terkait peta situasi dunia yang baru. Dimana, ancaman

Home | BinKam | Reskrim | Lantas | Densus | Polisi Kita | Mitra Polisi | Lapor Polisi
Copyright © 2018 - Powered by tribratanewsbelawan.com